Scanning Port (Fase Hacker)

HACKERScanning adalah kegiatan yang dilakukan hacker untuk menentukan aktif tidaknya host target dalam jaringan. Hasil scanning dapat berupa IP Address, sistem operasi, service maupun aplikasi yang dijalankan. Informasi ini berguna untuk menentukan jenis exploit yang akan digunakan.

Scanning dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :

  • Port Scanning, Dilakukan untuk mengetahui service apa yang dijalankan oleh target berdasarkan well known ports
  • Network Scanning, Dilakukan untuk mengetahui aktifnya suatu host dan IP Address dari host tersebut.
  • Vulnerability Scanning, Dilakukan untuk mengethaui sistem operasi, versi sistem operasi, maupun service pack yang digunakan.

Umumnya port scanning tools akan melakukan probe ke host target yang mudah dideteksi oleh IDS. Network scanning maupun Vulnerability Scanning juga mudah dideteksi oleh IDS, karena tetap melakukan interaksi dengan target.

Praktikum

1. Alat dan Bahan

  • Masing-masing kelompok harus tersedia 2 laptop dengan wifi ready
  • Xampp Server Aplication (download disini)
  • Free Port Scanner (download disini)

2. Langkah-langkah percobaan

  • Koneksikan 2 laptop dengan adhoc mode seperti gambar dibawah ini (A menjadi Client, B menjadi Server)

adhoc 2 laptop

  • Catat IP komputer A dan B. Pastikan kedua komputer tersebut dapat ping reply secara bolak balik.
  • Install Xampp di komputer B
  • Install Free Port Scanner di komputer A

3. Ujicoba Port Scanning

  • Pastikan Xampp dikomputer B belum ada yang running

xampp1

  • Silakan scanning dengan Free Port Scanning dari komputer A dengan target host IP Komp B, Port : 21, 80, 3306 (Amati yang terjadi)
  • Sekarang Anda Start untuk Aplikasi Server Apache, MySQL dan FileZilla, Lalu anda lakukan scanning ulang seperti langkah sebelumnya (amati hasilnya)

4. Ujicoba Port 80

  • Pastikan apache pada komputer B tidak running
  • Pada komputer A buka browser dan ketikkan pada address bar http://IP Komputer B (sesuaikan). Amati respon yang terjadi
  • Sekarang pada komputer B start Apache dan pastikan Running dan coba refreh kembali browser anda. Amati repon yang terjadi

5. Ujicoba Port 21

  • Pastikan aplikasi FileZilla pada komputer B Running
  • Ketik pada address Bar Windows Explorer pada komputer A ftp://IP komputer B (sesuaikan)

ftp1

  • Buka aplikasi FileZilla Server dengan mengklik tombol Admin sebelah kanan Aplikasi FileZilla. Berikutnya akan keluar aplikasi Server Filezilla.

xampp2

  • Masuk Menu Edit=>Users=>Share Folder, kemudian arahkan usern anonymous ke folder C:\ komputer anda

ftp2

  • Kemudian Ketik pada address Bar Windows Explorer pada komputer A ftp://IP komputer B (sesuaikan)

6. Ujicoba Mengganti Port

Masih pada aplikasi FileZilla Server, masuk menu Edit=>Setting, lalu rubah portnya menjadi 26

ftp3

  • Sekarang coba lakukan port scanning pada komputer A dengan target komputer B untuk port 21 dan port 26 (Lihat apa yang hasilnya)
  • Sekarang buka windows explorer, dan coba lakukan beberapa alternatif pemberiaan address alamat sebagai berikut : ftp://ip komputer B dan ftp://ip komputer B:26 (Amati perbedaannya)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s